sebuah coretan kecil

Posted: 11 Juni 2014 in Tak Berkategori

saat angin mengodaku dengan membisikan namamu..

apa kamu tau perasaanku?

imajinasiku melayanng.. hingga awan menertawakanku…

saat sang waktu mendukung tingkah angin..

apa kau tau bagaimana aku tanpamu???

 

mereka sangat cerdas hingga membuat aku sellu terperangkap dalam imajinasi hayalanku bahkan bayang byang kamu..

bayang bayang senyummmu… ahhh aku gila karena mu..

 

rasanya aku ingin memaki angin waktu yang sllu berhasil mengodaku… tapi aku berfikir sejenak..

ketika awan bercerita tentang pegorbanan hujan untuk rindunya pada tanah….

saat rindunya hujan kepada tanah tak lagi tertahan ia sanggup turun mencium tanah meski ia tau ia akan kehilangan sebagian atau bhkan seluruh dari dirinya…

 

tertegun hingga aku paham.. takkan ada rindu yang sebesar itu tanpa cinta yang besar…

lalu seperti apa cinta yang besar itu…??

dan sang waktu mengatakan cinta yang besar itu adalah cinta ibarat kayu terhadap api… api tidak menyakiti kayu namun kayu merelakan dirinya untuk api ndan membawa cinta mereka dikeabadian,,, bukankah saat tidak ada kayu api pun hilang??

 

dan saat aku pahami itu semua aku mengerti sebuah ketulusan akan abadi sepahit apapun pengorbanan itu… 🙂

Iklan

saat angin mengodaku dengan membisikan namamu..

apa kamu tau perasaanku?

imajinasiku melayanng.. hingga awan menertawakanku…

saat sang waktu mendukung tingkah angin..

apa kau tau bagaimana aku tanpamu???

 

mereka sangat cerdas hingga membuat aku sellu terperangkap dalam imajinasi hayalanku bahkan bayang byang kamu..

bayang bayang senyummmu… ahhh aku gila karena mu..

 

rasanya aku ingin memaki angin waktu yang sllu berhasil mengodaku… tapi aku berfikir sejenak..

ketika awan bercerita tentang pegorbanan hujan untuk rindunya pada tanah….

saat rindunya hujan kepada tanah tak lagi tertahan ia sanggup turun mencium tanah meski ia tau ia akan kehilangan sebagian atau bhkan seluruh dari dirinya…

 

tertegun hingga aku paham.. takkan ada rindu yang sebesar itu tanpa cinta yang besar…

lalu seperti apa cinta yang besar itu…??

dan sang waktu mengatakan cinta yang besar itu adalah cinta ibarat kayu terhadap api… api tidak menyakiti kayu namun kayu merelakan dirinya untuk api ndan membawa cinta mereka dikeabadian,,, bukankah saat tidak ada kayu api pun hilang??

 

dan saat aku pahami itu semua aku mengerti sebuah ketulusan akan abadi sepahit apapun pengorbanan itu… 🙂

Sampingan  —  Posted: 11 Juni 2014 in Tak Berkategori

Guyu

berapa lama kita tak bertemu?? sangat lama.. kenangan itu.. kenangan saat bersamamu.. hal manis yang kamu buat untukku.. kini menjadi penggobat rinduku.. apa kamu tau?? aku merindukanmu.. aku mencintaimu.. aku menyayangimu… bagaimana lagi aku harus katakan ini??? kamu ingat.. ah mungkin kamu sudah lupa.. tapi aku akan mengingatkannya untukmu… hari itu.. kamu ingat??? pasti tidak.. kamu dan aku, kita telusuri jalan dari rumahkku menuju wisata kota tua.. kamu ingat? saat itu hujan dan kita memaksa berangkat.. kamu ingat berapa sering hujan menguyur kita? sesampainya disana.. maatahari seakan sumringah melihat kita… panas terik… kamu ingat saat kamu didekatku dimusium itu?? saat kita membuat foto kita?? dan apa kamu ingat saat kita duduk di pinggir jalan, dan datang pengamen dengan biolanya memainkan musik indah untuk kita? hingga aku merasa aku menjadi pusat perhatian… kamu ingat?? manis bukan?? dan dihari itu juga aku… mengatakan jika aku menyayangimu… dan kamu tertawa… hal konyol tapi aku lbh sakit saat kamu terus terus menganggap aku menyayangi sahabatmu… sejak itu kita dekat… kamu tau.. aku rindu ratusan pesan singkatmu yang membuat hp ku ngeblank.. aku rindu nada dering telfon ku saat kamu menelfon.. aku rindu sayangmu.. rindu semuanya… meski kini aku dan kamu sahabat aku tak bisa bohongi perasaan ku aku menyayangimu… dan diam adalah cara terbaikku menyayangimu.. cukup aku dan tuhan yang tau rasanya… kamu tau setiap detail kenangan kita terukir sangat rapih di dinding waktu… akku tak tau sampai kapan aku akan bertahan namun aku hanya bisa berdo’a aku tau tuhan tau yang terbaik… jika aku memiliki kesempatan aku ingin katakan padamu aku menyayangimu… sangat menyayangimu.. aku ingin menjadi bayangamu… aku ingin terus bersamamu.. aku menyayangimu… ‘gu_yu”

Sampingan  —  Posted: 11 Juni 2014 in Tak Berkategori

penyesalan

Posted: 26 Mei 2014 in Tak Berkategori

Entah aku yang mulai gila atau aku yang jatuh pada penyesalan…

kini aku kehilanganmu…

aku kehilanganmu…

seiring aku bernafas kalimat itu aku tanamkan…

tapi seiring itu juga cinta untukmu menghujam jatungku…

kamu tak tau…

dtengah keramaian…

disaat semua orang berlalu lalang menutup pandanganku terhadpmu…

mata ku sanggup menatapmu jelas…

takkah kau tau. aku berharap seuntai senyum darimu kini…?

ini kesalahanku yang melepaskanmu karna aku tau kamu takkan menang melawan egokku..

sekeras apapun kamu berkata sayang..

sekuat apapun aku meyakini ini cinta.. hati ku tetap brkata tak bisa…

 

aku ingin kembali…

tuhan aku ingin kembali…

sekeras kerasnya ku katakan itu namun,,, apa aku bisa?

akku tak bisa melangkah mendekatimu…

jalanku untukmu tertutup sudah..

ibarat seluruh sisi dari pintu hatimu terkunci rapat untukku…

bahkan celah kecil pun tak ada…

 

aku ingin berbincanng denganmu..

sebentar.. ya sebentar,

aku ingin katakan..

aku merindukanmu…

aku merindukan senyummu…

tawamu…

pelukkanmu..

aroma tubuhmu…

aku rindu kamu…

andai aku bisa aku ingin kamu tau…

aku ingin kamu pahami…

aku hanya ingin mengerti…

maafkan aku… aku akan tetap disini,,,

disudut jauh yang akan memandangmu…

meski kau takkan pernah melihat ku….

me :)

Gambar  —  Posted: 23 Mei 2014 in Tak Berkategori